Berapa sering juga kau berkata “aku bukan orang yang
tepat” ?
Berapa sering juga kau menyuruhku untuk melupakanmu
?
Berapa sering juga kau mencoba agar aku membencimu ?
Yang harus kau tahu
Sangat sering aku mencoba untuk membencimu
Sangat sering aku mencoba untuk melupakanmu
Sangat sering aku mengingat keburukanmu
Sangat sering…
Aku mencoba untuk mengalahkan hatiku
Tapi tidak, hati selalu menang
Hati, entahlah aku tak tahu apa yang diucapkannya
Apa yang hati ketahui tentang dirimu ?
Bukankah logika lebih banyak mengetahui dari pada
hati ?
Lalu kenapa hati selalu unggul dalam perdebatan ini
?
Logika selalu berkata yang sebenarnya
Tapi hati selalu menyangkal
Baiklah aku sudah lelah, aku menyangkal terlalu banyak
Aku tak mau berdebat lagi
Hanya sekedar kau tahu, aku akan mencoba berdamai
dengan hati
Itu sebabnya, Maaf jika selama ini aku tak bisa
melupakanmu
Perasaan ini, semoga bukan penciptaan yang sia-sia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar